Home > Berita Terkini
Home > Berita Terkini
Dedikasi Tanpa Batas: Penyuluh Agama KUA Juntinyuat Kawal Kafilah di Panggung MTQ ke-55 Indramayu
Penulis: Admin KUA Juntinyuat - 13 November 2026
KUA Juntinyuat– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Indramayu yang diselenggarakan pada 11 hingga 13 November 2025 di Kecamatan Sindang telah menyuguhkan semangat religius yang membara dan penuh makna. Di balik gemuruh lantunan ayat suci dan persaingan ketat antar kafilah dari 31 kecamatan, terdapat peran krusial para garda terdepan Kementerian Agama, khususnya para Penyuluh Agama Islam (PAI) fungsional dan non-fungsional, yang memastikan kesiapan mental dan teknis para peserta. Salah satunya adalah dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh tim PAI dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Juntinyuat.
MTQ ke-55 Kabupaten Indramayu tahun ini, yang mengusung tema “Melalui MTQ Mari Jadikan Semangat Membaca, Mempelajari, dan Mendalami Al-Qur'an Sebagai Landasan Dalam Membangun Masyarakat Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong),” bukan sekadar ajang perlombaan tahunan. Namun, ia menjadi sebuah manifestasi nyata dari komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu dan Kantor Kementerian Agama dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Di Kecamatan Juntinyuat, persiapan menuju panggung kabupaten telah dimulai jauh-jauh hari. Kepala KUA Juntinyuat, didampingi para PAI, membentuk tim khusus untuk menjaring dan membina talenta terbaik. Peran sentral diemban oleh para Penyuluh Agama, yang bertugas tidak hanya mencari bibit unggul, tetapi juga menjadi mentor spiritual, pendamping teknis, dan motivator utama bagi para peserta.
Seorang Penyuluh Agama Fungsional KUA Juntinyuat, Ustad Tabiin, mengungkapkan bahwa tugas mendampingi peserta MTQ adalah panggilan jiwa. "Ini adalah amanah besar. Kami tidak hanya melatih fashohah (kefasihan) atau naghom (lagu), tetapi yang paling penting adalah memastikan anak-anak ini mencintai Al-Qur'an, menjadikannya pedoman hidup. Kemenangan hanyalah bonus dari ketulusan berinteraksi dengan Kalamullah," ujar Ustadz Tabiin.
Selama proses pembinaan dan pelaksanaan MTQ, Penyuluh Agama KUA Juntinyuat menjalankan peran multifungsi yang kompleks. Sebelum hari-H, mereka aktif menyelenggarakan pelatihan intensif yang melibatkan berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Hifzhil Qur’an (Hafalan), Fahmil Qur’an (Cerdas Cermat), Syarhil Qur’an (Penyampaian Isi Kandungan Al-Qur’an), hingga Khattil Qur’an (Kaligrafi Al-Qur’an).
Dalam setiap sesi latihan, para penyuluh tidak hanya fokus pada aspek kompetisi. Mereka juga menanamkan nilai-nilai keagamaan, seperti pentingnya menjaga kejujuran, sportivitas, dan keikhlasan. Hal ini sejalan dengan harapan Bupati Indramayu agar MTQ melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam bacaan, hafalan, dan tafsir, serta menjadi teladan dalam akhlak dan moral.
Saat hari pelaksanaan di Kecamatan Sindang, Ustadz Tabiin dan timnya terlihat sigap. Mereka memastikan semua kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari seragam, konsumsi, hingga jadwal keberangkatan dan kedatangan. Peran psikologis menjadi sangat vital. Beberapa peserta, terutama yang baru pertama kali berlomba di tingkat kabupaten, kerap dilanda ketegangan dan demam panggung.
"Tugas kami saat di lokasi adalah meredakan ketegangan mereka. Kami berikan afirmasi, kami ajak berzikir, dan kami ingatkan bahwa mereka sudah melakukan yang terbaik. Intinya adalah ketenangan jiwa. Suara merdu tidak akan keluar maksimal jika hati gelisah," tambahnya
Dukungan penuh dari KUA Juntinyuat ini merupakan bagian integral dari upaya kolektif Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu dalam menyukseskan MTQ ke-55 dan secara luas, mendukung Visi Indramayu REANG di pilar Religius. Melalui pembinaan yang intensif dan pendampingan yang totalitas, Kecamatan Juntinyuat berharap dapat berkontribusi signifikan dalam perolehan prestasi tingkat kabupaten.
Camat Juntinyuat dalam keterangannya mengapresiasi kerja keras para Penyuluh Agama. "Mereka adalah ujung tombak pembinaan umat. Keberhasilan kafilah Juntinyuat di MTQ adalah cerminan dari keberhasilan dakwah dan pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan. Kami bangga dengan dedikasi para Penyuluh Agama KUA Juntinyuat," tegasnya.
Penutupan MTQ ke-55 Kabupaten Indramayu yang dijadwalkan pada Kamis malam, 13 November 2025, akan menjadi momen puncak penantian. Terlepas dari hasil yang diraih, bagi kafilah Juntinyuat, perjalanan ini telah menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya disiplin, ketekunan, dan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an—nilai-nilai yang tak ternilai harganya yang telah ditanamkan oleh para Penyuluh Agama mereka.
Dedikasi Penyuluh Agama KUA Juntinyuat ini membuktikan bahwa peran Kementerian Agama tidak hanya terbatas pada urusan administrasi keagamaan, tetapi juga pada pembinaan karakter generasi muda, menjadikannya agen perubahan yang sesungguhnya dalam mewujudkan masyarakat Indramayu yang religius, berakhlak mulia, dan berpedoman pada Al-Qur’an.